Kamu bahagia, aku juga

Hai, apa kabar?

Selalu pertanyaan itu yang muncul untuk membuka semua pertanyaan lain di belakangnya. Basa-basi. Sebenarnya aku grogi. Tapi rasa grogi itu sudah tertutup dengan sakit hati.

Eh tunggu dulu. Harusnya aku turut senang karena kamu senang.

Apa sih yang lebih membahagiakan ketimbang melihatmu senang?

Kita sama-sama senang! Aku senang karena kamu. Kamu senang karena aku.

Ya. Normalnya seperti itu. Tetapi kita harus selalu siap dengan perputaran dan kejanggalan kan?

Oke. Aku turut senang.

Untukmu.

Semoga dia yang memang terbaik. Dan dapat menjadi semangatmu untuk kedepannya.

Doakan untuk kebahagiaanku juga ya!

Eh. Aku sudah cukup bahagia ko. Melihatmu.

Itu cukup.

Selamat berbahagia ya.

Tertanda,

Aku yang berbahagia karena kamu bahagia 🙂

Advertisements

4 thoughts on “Kamu bahagia, aku juga

  1. Apa itu yg dinamakan cinta sejati.. kita bahagia jika dia bahagia .. selama ini gue pikir hal ini hanya mitos..

    gue merasa gak rela kalau dia bahagia sama org lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s