tentang nasi liwet

Halo blog. Masih inget tulisan gw beberapa hari lalu tentang musim hujan dan kenangan? Kalau yang belum baca, boleh liat dulu di sini hihi.

Selain musim hujan, wangi parfum dan makanan juga bisa loh membangkitkan kenangan. Kayak yang gw lakuin pagi ini. Membangkitkan kenangan lewat makanan 😀 Kengangan yang gw bangkitkan kembali ini adalah kenangan akan tempat KKP gw hehe. Daaaan, makanan yang berhasil membangkitkan kenangan gw adalah nasi liwet!

Gw jadi penasaran dengan nasi liwet ini. Dan gw kaget, setelah gw googling ternyata nasi liwet itu ada dua versi, nasi liwet solo dan nasi liwet sunda. Kalau nasi liwet solo dimasak dengan menggunakan kelapa (mirip nasi uduk) lain halnya dengan nasi liwet sunda. Kalau nasi liwet sunda (seperti yang gw masak) nggak pake kelapa hihi. Jadi dengan nasi liwet, kenangan gw akan tempat KKP hidup lagi.

Berawal pada suatu sore, “Teh, sini naik, ikutan makan”. Saat itu gw dan kelompok KKP gw baru pulang dari kegiatan wajib selama KKP. Saat mau buka pintu rumah, terdengar suara teriakan itu dari belakang atas rumah.

Bingung kan? Jadi suaranya muncul dari “rumah pohon” yang ada di belakang rumah KKP gw. Oh my God, bahkan gw baru tau ada tempat itu di belakang rumah KKP. Ternyata teman-teman tempat KKP lagi masak nasi liwet di atas sana. Bermodal nekat padahal belum terlalu dekat, gw dan kelompok KKP gw langsung naik ke atas untuk mencicipi masakan mereka. Itu kali pertama gw makan nasi liwet. Disajikan di atas daun pisang, duduk ngampar, dan makan dengan kerupuk di tambah angin angin semilir dan pemandangan kampung dari atas. Nikmat banget walaupun tanpa lauk kayak di rumah makan gitu hehe

2014-08-23 13.02.092014-08-23 12.59.54Kenikmatan makan di ruang terbuka itu yang ngebuat gw masak nasi liwet pagi ini hehehe. Tentu aja gw ga sendiri. Hari ini gw masaknya trio sama mama dan teteh :p gw masak nasi liwet, mama bikin tempe kering, dan teteh bikin sambel hihi. Dan tentu aja sambil BBM eca kelompok KKP gw yang jago masak hihihi.

Sekarang gw mau share nih resep nasi liwet ala Citra hahahaha. Jujur, ini masakan ternormal yang pernah gw bikin :p

Bahan:

3,5 genggam beras

½ ons ikan teri

3 lembar daun salam

1 batang serai

2 siung bawang putih

2 siung bawang merah

5 buah cabai rawit (boleh lebih banyak kalau suka pedes)

Garam dan penyedap rasa secukupnya

Cara membuat:

  1. cuci bersih semua bahan-bahan di atas (kecuali garam dan penyedap rasa)
  2. bawang merah, bawang putih dan cabai rawit diiris tipis, kemudian ditumis sampai harum
  3. masukkan beras yang sudah dicuci ke dalam panci, tambahkan air untuk memasak. Air yang digunakan lebih banyak dari biasanya ya
  4. masukkan teri, daun salam, batang serai, dan bumbu yang sudah ditumis tadi ke dalam panci berisi beras dan air
  5. tambahkan garam dan penyedap rasa secukupnya soalnya nanti rasanya udah asin dari teri
  6. sebelum dimasak aduk rata biar tercampur
  7. nyalakan kompor dengan api kecil, jika air sudah berkurang, aduk perlahan sampai matang supaya nggak gosong (karena masak di panci, wajar jika nanti pancinya sedikit berkerak)
  8. nasi liwet ala Citra siap disajikan dengan tempe kering dan sambal 😀

PhotoGrid_1421231962398Kayaknya sih akan lebih enak kalau disajikan pake daun pisang dengan ayam goreng dan sambal yang pedes banget ditambah lalapan makannya pake tangan hihihi

Kelas Bogor (Part 2)

Di tulisan awal tadi, selain Kang Harrismaul yang menjadi narasumber di Kelas Bogor ini, ada juga Ezy Travel. Ezy Travel ini “anak” dari Dwidaya Tour yang sudah ada selama 47 tahun. Waaaaaw. Sudah sangat berpengalaman ya pasti dalam melayani pelanggan yang ingin mengunjungi banyak destinasi wisata di dunia.

Mas Yudhie dari Ezy Travel juga menyebutkan kalau Ezy Travel punya maskot yang bernama Si Timur. Si Timur ini ada singkatannya guys, yaitu si tiket murah! Ah, habis ini langsung serbu deh websitenya si Timur (sitimur.com) untuk berburu tiket murah. Seruuu.

Pada kesempatan kali ini Ezy Travel sekaligus launching sebuah website bernama Hello Bogor (bisa dicek di hellobogor.com). Website ini nantinya diharapkan dapat menjadi web tentang destinasi wisata di Bogor, dari mulai kuliner sampai hotel di Bogor yang dapat dijadikan referensi untuk orang-orang yang ingin berkunjung ke Bogor.

hello bogor

Nah yang serunya lagi, Ezy Travel bekerja sama dengan teman-teman Blogor untuk menjadi kontributor pada website tersebut. Jadi teman-teman Blogor bisa ikut memajukan daerahnya sendiri (Bogor) dengan tulisan yang dibuatnya. Wah seru banget ya, kita bisa langsung mengaplikasikan tips tips dari Kang Harrismaul tadi dengan menjadi kontributor di website ini. Hihihi

Sebagai mahasiswa tingkat akhir yang lahir dan besar di Bogor, tentunya gw juga ingin dong berpartisipasi dalam memperkenalkan tanah kelahiran gw ini ke seluruh dunia. Gw juga akan daftar menjadi kontributor untuk website ini. Semoga aja gw kepilih ya, jadi walaupun ga jadi Mojang Jajaka Bogor, gw sebagai warga biasa bisa juga deh ikut memperkenalkan Bogor yang banyak banget destinasi wisata seru ke seluruh dunia melalui tulisan dan foto-foto hihi.

Bagi gw wisata di Bogor itu bukan hanya wisata sejarah, kuliner dan belanja. Tapi naik angkot tiap hari di Bogor juga bisa jadi wisata buat gw. Soalnya kalau naik angkot itu gw bisa ketemu banyak orang baru dan beda-beda tiap harinya. Selain itu nambah pengalaman baru juga. Sama kan kayak traveling? :p

Semoga aja gw bisa jadi salah satu kontributor di hellobogor.com ya guys jadi bisa berbagi cerita seputar tempat-tempat seru di Bogor 😀

Udah ah gw kayaknya mau langsung cari tiket murah deh buat melarikan diri dari peliknya kehidupan perskripsian dan persidangan menjadi sarjana. Hahahahaha.

Btw terima kasih ya Angga dan Delle, kalo kalian ngga ikutan Kelas Bogor dan ngajak gw, kayaknya gw ga akan ketemu orang-orang hebat macem yang tadi ketemu di Pecel Bu Pardi. HihihiIMG-20150110-WA0023.

Kelas Bogor (Part 1)

Halo blog. Gimana kabarnya?

Hari ini gw ikutan kopi darat komunitas blogger Bogor (Blogor) untuk pertama kalinya loh, yeay! Yaa gw belum kedaftar di komunitas tersebut sih saat kopdar ini, tapi kayaknya gw akan bergabung deh setelah ini, soalnya seru punya teman baru lagi. yeaaayyy

IMG-20150110-WA0059Kopi darat ini dibungkus dengan sharing seru bareng Kang Harris Maulana (Harrismaul) dan teman-teman dari Ezy Travel. Kopi darat pertama di tahun 2015 ini dinamakan Kelas Bogor, yang rencananya akan diadakan rutin setiap bulannya dengan tema berbeda. Semoga bisa terealisasikan ya. Aamiin

Tema Kelas Bogor hari ini adalah Travel Blogging. Kelas Bogor kali ini diadakan di Pecel Bu Pardi seberang pusat jajanan Bogor Permai, orang Bogor pasti udah ga asing lagi dengan pusat jajanan Bogor Permai dooong ya.

Nah, narasumber di Kelas Bogor hari ini kece parah, Kang Harrismaul. Teman-teman blogger pasti udah pada tau deh tentang beliau. Buat yang belum tau, bisa langsung aja kunjungi web beliau di harrismaul.com

Hari ini beliau share pengalamannya selama menjadi travel blogger. Kang Harrismaul membagi beberapa tips untuk menjadi seorang Travel Blogger, diantaranya adalah we should find our passion. Passion dalam penulisan blog ya guys. Ada yg menjadi penulis travel adventure, travel photograph, kuliner, dll.

Dalam penulisan blog juga khususnya travel blogger dalam kasus ini, kita sebaiknya punya tagline untuk blog kita, kita juga sebaiknya menggunakan label untuk memisahkan tulisan kita. Kalau Kang Harrismaul sendiri memberi label pada tulisannya berdasarkan provinsi di Indonesia yang pernah beliau kunjungi. Kang Harrismaul juga menyebutkan agar judul tulisan kita menggunakan kata-kata yang paling sering dicari orang, agar saat orang mencari menggunakan mesin mencari misalnya google, link tulisan kita dapat muncul dan menjadi referensi sehingga banyak juga yang mengunjungi blog kita. Oh ya, mempublish link blog kita di media sosial yang kita punya juga jadi salah satu hal yang dapat membantu jumlah pengunjung blog kita loh. Jadi tiap habis nulis, langsung deh kita promo link blog kita di medsos yang kita punya. Hihi.

Daaan, Kang Harrismaul juga membagi tips terkait barang-barang apa saja yang sebaiknya dibawa saat traveling. Untuk kita para blogger, tentunya tulisan tanpa bukti (foto) bagai sayur tanpa garam dong ya, jadi jangan lupa untuk bawa kamera (DSLR, kamera pocket, go pro, smartphone) kamera apa pun untuk mengabadikan tiap moment untuk dishare. Tongsis juga dibawa supaya kita ga bingung gimana ambil gambar kita di sana hihi. Nah, kalo smartphone dipake foto-foto terus, habis dong ya batrenya, bawa deh powerbank, karena ga mungkin kan kita ribet cari colokan di tempat wisata. Oh ya, Kang Harris juga bilang kalau sebaiknya bawa colokan sendiri karena biasanya jenis colokan di tiap tempat itu beda, biasanya sih di luar negeri.

Sharing dengan Kang Harris hari itu ditutup tanya jawab dengan peserta Kelas Bogor saat itu. Salah satu peserta ada yang bertanya

bagaimana sih supaya bisa jalan-jalan gratis?

Nah, ternyata jawabannya adalah yang sudah dishare di atas. Waaaaw. Kang Harrismaul kece parah ya. Bisa jalan-jalan gratis karena tulisan 😀

Sangat menginspirasi. Semoga kita semua bisa mengikuti jejak Kang Harrismaul ya 😀

Musim hujan

So guys, gimana kabarnya? Kabar hati maksudnya :p
Siang tadi Bogor hujan lagi. Kemarin dan kemarinnya juga. Bogor sedang sering mencurahkan kegalauannya dalam bentuk air hujan.
Musim hujan jadi bikin hati yang sudah dingin karena tak berpenghuni makin dingin pasti.
Musim hujan selalu bisa ngebuat pikiran gw jungkir balik ke musim hujan yang lain. Bukan ko, bukan karena di musim hujan lain gw pernah kehujanan pas boncengan sama mantan.
Tapi gw jadi inget sebuah percakapan saat KKP di musim hujan. Percakapan yang masih terngiang-terngiang sampai musim hujan saat ini.
Suatu sore di musim hujan, seperti biasa gw dan teman-teman KKP gw tumpah ruah di kamar. Kamar berukuran kecil yang diisi 5 perempuan dengan karakter yang berbeda. Cukup membuat menjadi hangat saat itu. Seperti biasa, obrolan kami berlima dimulai dengan hal aneh. Kemudian sampai lah pada obrolan musim hujan
“Musim hujan itu romantis tau. Soalnya dulu sering kehujanan naik motor sama mantan. Hahahaha”
Lalu disambut gelak tawa yang lain
“Ih, kata temen aku mah gini. Hati-hati kalau musim hujan. Soalnya banyak kenangan. Eh genangan. Hahahahaha”
Yap. Musim hujan emang selalu sukses memanggil kenangan yang pernah ada. Entah itu kenangan sama mantan atau kenangan sama pacar atau kenangan sama yang ingin dikenang.
Bagi gw sendiri cukup banyak kenangan yang terbangkitkan saat musim hujan. Nggak cuma kenangan dibonceng mantan aja tapi kenangan jadian sama pacar yang sekarang juga dibangkitkan oleh air hujan.
Ah Bogor.
Sebagian besar adegan sinetron hidup gw setting tempatnya di Bogor, dan Bogor lebih sering hujan ketimbang kering. That’s why banyak kenangan muncul saat hujan :’)
Kalau kenangan udah muncul, siap-siap deh cari lagu yang mendukung. Tapi jangan sampe kenangan bikin masa depan luntang-lantung.
Buat gw sih kenangan itu beda tipis sama genangan. Kalo kecipratan sama-sama bikin galau dan mood berantakan :p
Sekali lagi.
Hati-hati kalau musim hujan. Banyak g(k)enangan :p

Sore itu

Sore itu 13 Oktober 2014
Sore itu Bogor kembali diguyur hujan
Sore itu Bogor diselimuti gemuruh
Sore itu Bogor dingin
Sore itu dua orang berdebat lagi
Sore itu dua hati penuh emosi
Sore itu salah satu dari mereka tahu, kebahagian lainnya bukan salah satunya
Sore itu ada hati yang terluka
Sore itu harusnya maaf terucap
Maaf untuk tidak menjadi kebahagiaan yang lainnya cari
Sore itu ucapan terima kasih tak sempat terucap
Terima kasih untuk menjadi kebahagiaan salah satunya selama ini
Sore itu salah satunya melepas lainnya mencari bahagia
Sore itu di dimensi lain
Lainnya hancur
Salah satunya tidak tahu