Kelas Bogor (Part 2)

Di tulisan awal tadi, selain Kang Harrismaul yang menjadi narasumber di Kelas Bogor ini, ada juga Ezy Travel. Ezy Travel ini “anak” dari Dwidaya Tour yang sudah ada selama 47 tahun. Waaaaaw. Sudah sangat berpengalaman ya pasti dalam melayani pelanggan yang ingin mengunjungi banyak destinasi wisata di dunia.

Mas Yudhie dari Ezy Travel juga menyebutkan kalau Ezy Travel punya maskot yang bernama Si Timur. Si Timur ini ada singkatannya guys, yaitu si tiket murah! Ah, habis ini langsung serbu deh websitenya si Timur (sitimur.com) untuk berburu tiket murah. Seruuu.

Pada kesempatan kali ini Ezy Travel sekaligus launching sebuah website bernama Hello Bogor (bisa dicek di hellobogor.com). Website ini nantinya diharapkan dapat menjadi web tentang destinasi wisata di Bogor, dari mulai kuliner sampai hotel di Bogor yang dapat dijadikan referensi untuk orang-orang yang ingin berkunjung ke Bogor.

hello bogor

Nah yang serunya lagi, Ezy Travel bekerja sama dengan teman-teman Blogor untuk menjadi kontributor pada website tersebut. Jadi teman-teman Blogor bisa ikut memajukan daerahnya sendiri (Bogor) dengan tulisan yang dibuatnya. Wah seru banget ya, kita bisa langsung mengaplikasikan tips tips dari Kang Harrismaul tadi dengan menjadi kontributor di website ini. Hihihi

Sebagai mahasiswa tingkat akhir yang lahir dan besar di Bogor, tentunya gw juga ingin dong berpartisipasi dalam memperkenalkan tanah kelahiran gw ini ke seluruh dunia. Gw juga akan daftar menjadi kontributor untuk website ini. Semoga aja gw kepilih ya, jadi walaupun ga jadi Mojang Jajaka Bogor, gw sebagai warga biasa bisa juga deh ikut memperkenalkan Bogor yang banyak banget destinasi wisata seru ke seluruh dunia melalui tulisan dan foto-foto hihi.

Bagi gw wisata di Bogor itu bukan hanya wisata sejarah, kuliner dan belanja. Tapi naik angkot tiap hari di Bogor juga bisa jadi wisata buat gw. Soalnya kalau naik angkot itu gw bisa ketemu banyak orang baru dan beda-beda tiap harinya. Selain itu nambah pengalaman baru juga. Sama kan kayak traveling? :p

Semoga aja gw bisa jadi salah satu kontributor di hellobogor.com ya guys jadi bisa berbagi cerita seputar tempat-tempat seru di Bogor πŸ˜€

Udah ah gw kayaknya mau langsung cari tiket murah deh buat melarikan diri dari peliknya kehidupan perskripsian dan persidangan menjadi sarjana. Hahahahaha.

Btw terima kasih ya Angga dan Delle, kalo kalian ngga ikutan Kelas Bogor dan ngajak gw, kayaknya gw ga akan ketemu orang-orang hebat macem yang tadi ketemu di Pecel Bu Pardi. HihihiIMG-20150110-WA0023.

Advertisements

Kelas Bogor (Part 1)

Halo blog. Gimana kabarnya?

Hari ini gw ikutan kopi darat komunitas blogger Bogor (Blogor) untuk pertama kalinya loh, yeay! Yaa gw belum kedaftar di komunitas tersebut sih saat kopdar ini, tapi kayaknya gw akan bergabung deh setelah ini, soalnya seru punya teman baru lagi. yeaaayyy

IMG-20150110-WA0059Kopi darat ini dibungkus dengan sharing seru bareng Kang Harris Maulana (Harrismaul) dan teman-teman dari Ezy Travel. Kopi darat pertama di tahun 2015 ini dinamakan Kelas Bogor, yang rencananya akan diadakan rutin setiap bulannya dengan tema berbeda. Semoga bisa terealisasikan ya. Aamiin

Tema Kelas Bogor hari ini adalah Travel Blogging. Kelas Bogor kali ini diadakan di Pecel Bu Pardi seberang pusat jajanan Bogor Permai, orang Bogor pasti udah ga asing lagi dengan pusat jajanan Bogor Permai dooong ya.

Nah, narasumber di Kelas Bogor hari ini kece parah, Kang Harrismaul. Teman-teman blogger pasti udah pada tau deh tentang beliau. Buat yang belum tau, bisa langsung aja kunjungi web beliau di harrismaul.com

Hari ini beliau share pengalamannya selama menjadi travel blogger. Kang Harrismaul membagi beberapa tips untuk menjadi seorang Travel Blogger, diantaranya adalah we should find our passion. Passion dalam penulisan blog ya guys. Ada yg menjadi penulis travel adventure, travel photograph, kuliner, dll.

Dalam penulisan blog juga khususnya travel blogger dalam kasus ini, kita sebaiknya punya tagline untuk blog kita, kita juga sebaiknya menggunakan label untuk memisahkan tulisan kita. Kalau Kang Harrismaul sendiri memberi label pada tulisannya berdasarkan provinsi di Indonesia yang pernah beliau kunjungi. Kang Harrismaul juga menyebutkan agar judul tulisan kita menggunakan kata-kata yang paling sering dicari orang, agar saat orang mencari menggunakan mesin mencari misalnya google, link tulisan kita dapat muncul dan menjadi referensi sehingga banyak juga yang mengunjungi blog kita. Oh ya, mempublish link blog kita di media sosial yang kita punya juga jadi salah satu hal yang dapat membantu jumlah pengunjung blog kita loh. Jadi tiap habis nulis, langsung deh kita promo link blog kita di medsos yang kita punya. Hihi.

Daaan, Kang Harrismaul juga membagi tips terkait barang-barang apa saja yang sebaiknya dibawa saat traveling. Untuk kita para blogger, tentunya tulisan tanpa bukti (foto) bagai sayur tanpa garam dong ya, jadi jangan lupa untuk bawa kamera (DSLR, kamera pocket, go pro, smartphone) kamera apa pun untuk mengabadikan tiap moment untuk dishare. Tongsis juga dibawa supaya kita ga bingung gimana ambil gambar kita di sana hihi. Nah, kalo smartphone dipake foto-foto terus, habis dong ya batrenya, bawa deh powerbank, karena ga mungkin kan kita ribet cari colokan di tempat wisata. Oh ya, Kang Harris juga bilang kalau sebaiknya bawa colokan sendiri karena biasanya jenis colokan di tiap tempat itu beda, biasanya sih di luar negeri.

Sharing dengan Kang Harris hari itu ditutup tanya jawab dengan peserta Kelas Bogor saat itu. Salah satu peserta ada yang bertanya

bagaimana sih supaya bisa jalan-jalan gratis?

Nah, ternyata jawabannya adalah yang sudah dishare di atas. Waaaaw. Kang Harrismaul kece parah ya. Bisa jalan-jalan gratis karena tulisan πŸ˜€

Sangat menginspirasi. Semoga kita semua bisa mengikuti jejak Kang Harrismaul ya πŸ˜€

Tour de Museum

hola. ketemu lagi nih sama gw ya haha. sesuai postingan gw sebelumnya, gw akan menceritakan pengalaman terhot gw selama gw tinggal di bogor ini hoho

berawal dari ajakan adel untuk jalan-jalan ke museum, lalu gw diskusi sama teguh. karena teguh di bogor dan kayaknya sedih aja gitu ke bogor cuma sebatas mall dan nonton film di rumah, akhirnya gw menyetujui ajakan adel. awalnya mikir pasti ga jadi. ternyata pas hari H, jadi juga loh tour de museumnya hohoho.

hari senin 28 Januari 2013, gw seperti biasa bangun pagi dengan lemes dan males, terus cepet-cepet nyiapin sarapan dan siap-siap mandi dan lain sebagainya karena hari ini gw udah janjian sama adel buat jalan-jalan. awalnya ngga cuma bertiga, tapi ada angga yang mendadak ngebatalin secara sepihak karena nonton bola dan main pes. dan menyebabkan kita cuma bertiga deh jalan-jalannya.

hari itu ngebangunin teguh dan nyuruh teguh mandi susah banget. rasanya itu bulu kakinya teguh udah pengen gw cabutin aja deh saking keselnya nyuruh dia mandi. setelah mandi dan sarapan dan lain sebagainya, adel sms ngasih tanda kalo dia udah siap untuk berangkat. seperti biasa, kalo mau berangkat gw ribet banget. untungnya hari itu gw ngga ribet buat ritual pagi yang ga perlu gw sebut juga kayaknya temen-temen gw udah pada tau. setelah gw mengecek isi tas dan isi dompet, gw dan teguh pamitan buat berangkat. rada panik juga karena pas pamitan udah gerimis. segala bentuk kegalauan mulai muncul. rada males kan kalo jalan-jalan tapi kaki basah kehujanan. untung pas keluar rumah gerimisnya berenti, dan pas mulai naik angkot, mataharinya muncul lagi. fyi hari itu gw teguh dan adel janjian di PGB merdeka. jadi gw dan teguh cuma perlu naik angkot 06 sekali untuk sampai ke tempat janjian.

1st. Museum Perjuangan

2013-01-28 11.03.53c

destinasi pertama kita bertiga adalah Museum Perjuangan yang letaknya tepat di seberang PGB merdeka yang cuma sekedip dari SMA Negeri 9 Bogor dan cuma beberapa langkah dari SMP Negeri 4 Bogor yang mana dulu adalah SMP gw sendiri. jujur aja, selama di bogor dan dulu pernah sekolah deket sama museum ini, gw baru pertama kali masuk museum perjuangan ini, jangankan masuk, nginjekin kaki aja kayaknya baru pertama kali deh.

kesan pertama itu… sepi. ya. kayaknya emang selalu sepi museumnya. padahal letaknya ada di pinggir jalan raya dan sangat strategis untuk dijangkau dengan angkot atau kendaraan pribadi.

pas masuk ke dalem museum ini, kita bertiga langsung disambut oleh bapak penjaga. kita bertiga langsung ngisi buku tamu dan membeli tiket masuk seharga 3000 rupiah. pas kita bertiga ke sana, pengunjungnya cuma kita bertiga aja. jadi kerasa banget sepinya.

museum perjuangan ini terdiri dari 2 lantai. pertamanya kita liat-liat isi museum lantai bawah, ketawa-ketawa, ledek-ledekkan. setelah sampai di bagian belakang museum, kita ketemu sama pemandu di sana. dari bapak itu kita tau kalo museum ini adalah museum tua yang menjadi tonggak sejarah kota bogor. dari bapak pemandu itu juga kita dikasih tau buat hati-hati dan jangan sompral, karena isi museum itu beneran semua.

fyi aja, baju-baju berdarah, telfon antik, uang-uang jaman dulu dan lain sebagainya itu beneran dan pernah dipake sama pahlawan-pahlawan di jaman penjajahan itu. dari bapak pemandu itu juga kita dipesenin supaya menjunjung tinggi jiwa nasionalisme kita. kita ngga boleh ngejual nasionalisme kita. ya intinya belajar dari sejarah. agama, moral, sejarah. itu kata bapak pemandu yang gw lupa nanya siapa namanya.

lanjut lagi ya sama museum perjuangannya. lantai 1 museum ini isinya benda-benda bekas perang, dari bambu runcing, tembakan, sampe granat ada di lantai 1 ini. selain itu ada koran jaman belanda gitu, uang-uang jaman belanda sama jaman jepang juga dipajang di lantai 1 ini. selain tempat koleksi barang-barang, di lantai 1 ini juga ada ruangan khusus untuk yang mau diskusi dengan pemandunya. kata bapak pemandu ini, banyak orang-orang yang lagi nugas datang ke museum ini buat diskusi dan lain sebagainya. selain ruang diskusi, ada satu ruangan yang gw gak tau fungsinya apa, tapi di pintunya ada tulisan “yang tidak berkepentingan dilarang masuk” mungkin itu ruang arsip atau ruang buku kali ya.

2013-01-28 10.50.08c2013-01-28 11.00.36c

naik ke lantai 2. suasananya langsung beda. mungkin karena sepi dan kosong, lantai 2 ini jadi terasa sedikit pengap dan panas. lantai 2 ini isinya bendera merah putih, telfon antik, mesin jahit, dan ada beberapa senjata seperti keris, pedang dan batu. selain itu di lantai 2 ini ada display baju pahlawan dan baju yang pernah dipakai oleh palang merah saat jaman perang dulu. jadi jangan kaget ya guys kalo pas lagi liat baju-bajunya kalian nemuin bercak darah. soalnya emang masih asli banget bajunya. selain barang-barang koleksi, di lantai 2 ini juga kita bisa menonton film perang indonesia, karena ada alat-alat untuk memutar film di lantai 2 ini. untuk menonton film ini dikenai biaya tambahan lagi, tapi gw lupa berapa yang jelas kata bapaknya itu ga lebih dari 5000 rupiah, sekitar 2000 atau 3000 rupiah aja. murah kan?

2013-01-28 11.00.36c

karena waktu yang semakin siang dan kita bertiga haus, akhirnya kita memutuskan untuk turun ke bawah dan melanjutkan perjalanan setelah beli minum untuk melepas dahaga menunda lapar hehehehe. oiya, sebelum bener-bener pergi dari museum, kita bertiga foto dulu di depan museum. pas lagi foto, ada anak stm lewat depan museum itu dan liat kita bertiga lagi foto. biasa deh sangat norak, mereka lewat sambil ketawa ngeledek kita gitu. elus dada aja deh padahal pake seragam sekolah tapi kelakuannya ngga kaya anak sekolahan.

oiya, untuk museum perjuangan ini kita ga usah khawatir soal perut dan haus. di sekitar museum ini ada banyak penjual makanan dan minuman, kalo mau yang harganya pasti, ada restoran cepat saji dan ada banyak swalayan dan pertokoan juga πŸ˜€

2nd. museum etnobotani

2013-01-28 12.25.07c

setelah beli minum di deket museum perjuangan, kita bertiga langsung meluncur ke museum etnobotani. kita naik angkot 02 ke arah SMA Negeri 1 Bogor. kita sengaja minta turun diΒ  LIPI karena museum ini letaknya di sebelah gedung LIPI tersebut. ngga banyak yang tau bahwa di sebelah gedung LIPI ada museum yang dibuka untuk umum. mungkin karena papan nama yang kecil dan gedung yang ngga kayak museum kali ya jadi orang-orang ngga pada notice kalo ada museum ini.

jujur lagi, ini juga baru pertama kali gw ke museum etnobotani. intinya sih harus berani nanya. kayak kita bertiga kemaren, karena ngga tau harus kemana, kita bertiga nanya ke satpam yang ada. ternyata untuk bisa masuk ke museum ini, setelah masuk ke gerbang, kita harus berjalan ke arah kanan gedung, dan masuk lewat pintu tersebut.

pertama datang.. kosong. iya beneran kosong. penjaganya ngga ada, ngga ada siapa-siapa. kita bertiga bingung. sempet bengong di depan pintu masuk terus ngintip sedikit ke bagian dalem museum ini. besar dan luas dan tentu aja sepi. sedikit serem pas ngeliat dari luar. kita bingung harus kemana soalnya kalo balik lagi cari satpam rada males jalannnya karena gedung yang besar. akhirnya kita mengisi buku tamu terus masuk ke dalem museum. pas masuk ternyata museumnya lebih besar dari yang kita liat. kita liat-liat isi museum sebentar terus kita denger suara orang jalan di luar. kita langsung keluar dan liat, ternyata itu ibu penjaganya. oke kita langsung nyamperin ibu itu dan nanya untuk masuk ke dalem gratis atau beli tiket. ternyata harus beli tiket dulu seharga 2000 rupiah. yaudah tuh kita beli tiket terus masuk lagi ke dalem museum. beda dengan museum perjuangan, di museum ini kita ga dipesenin apa-apa selain jangan menyalahgunakan foto yang kita ambil di dalem museum.

kita bertiga kembali menyusuri isi museum sambil melontarkan komentar-komentar iseng. kayak namanya, isi museum ini tumbuh-tumbuhan tradisional seperti jamu dan obat herbal, selain itu di dalem museum ini juga terdapat koleksi benda-benda tradisional yang terbuat dari tumbuh-tumbuhan.

2013-01-28 11.47.14c2013-01-28 11.59.14c

jadi buat kalian yang pengen tau tentang pemanfaatan tumbuh-tumbuhan untuk kepentingan kebudayaan, bisa banget datang ke museum etnobotani ini. tempatnya di kota ko.

3rd. museum zoologi dan kebun raya bogor

2013-01-28 13.07.35c

dari museum etnobotani yang letaknya deket sama pintu 2 kebun raya bogor, gw sok ide ngajak jalan sampe pintu masuk museum zoologi yang mana deket sama pintu utama kebun raya bogor. jaman gw masih SD nih ya, untuk masuk ke museum zoologi dan kebun raya bogor itu misah. ternyata kalo sekarang masuk ke museum zoologi harus masuk ke kebun raya bogor dulu guys. jadi rada mahal dikit harga tiketnya.

awalnya kita udah liat kalo pintu masuk museum zoologi tutup. akhirnya kita nanya ke satpam, ternyata museum tetep buka tapi masuknya harus lewat kebun raya. oke. challenge accepted. setelah diskusi sebentar, kita memutuskan untuk makan siang dulu di deket kebun raya bogor, yap, suryakencana. tapi kita salah nih, kita malah makan bakso dan mie ayam. emm buat gw sih harga baksonya sedikit mahal, mungkin karena pengaruh si abang bakso jualannya deket kebun raya kali ya jadi ya biasa deh terjadi inflasi. ya ya, lagi-lagi materi RAE bagian ekonomi wisata di sini terbukti.

setelah perut terisi dan kita bertiga udah puas mengistirahatkan kaki, kita bertiga langsung nyebrang menuju pintu masuk kebun raya bogor. yuhuuuu. akhirnya uang 9000 melayang di kebun raya. yaps, harga tiket masuknya 9000. itu untuk yang ga bawa kendaraan ya, untuk yang bawa kendaraan gw ga tau tiket masuknya berapa.

karena merasa sayang 9000 untuk museum doang, akhirnya kita jalan-jalan dulu di kebun raya. kita jalan ke arah taman mexico. jujur lagi, dari sekian kalinya ke kebun raya, itu kali pertama jalan ke taman mexico. ternyata bagus tempatnya. dan rada sepi juga, jadi seru buat foto-foto.

2013-01-28 13.19.07c2013-01-28 13.19.57c

hore mau difoto :D

hore mau difoto πŸ˜€

tapi nih sayang banget, pohon kaktus yang ada di taman mexico malah dicoret-coret sama pengunjung yang ga bertanggung jawab. nah, pelajaran nih guys, kalo berwisata itu jangan ninggalin jejak nakal kayak nyoret-nyoret pohon atau batu atau fasilitas apa pun ya di tempat itu.

2013-01-28 13.22.49c

dari taman mexico, kita jalan ke arah danau. dari pinggir danau itu kita bisa ngeliat istana bogor yang berdiri dengan kecenya. misterius, itu kesan yang sering muncul kalo gw ngeliat istana bogor. cool banget kan?

2013-01-28 13.56.02coiya sebelumnya nih kita juga ketemu sama pohon yang namanya sama kaya nama gw. swietenia! aha. akhirnya gw bisa juga liat pohon ini secara langsung dan asli πŸ˜€ horeeeeeeeeeeeeeeeeeee

2013-01-28 13.53.40c

setelah puas duduk-duduk sambil ngobrol ngga ngotak dan ngeliatin si misterius istana bogor, karena takut museumnya tutup, akhirnya kita bertiga jalan lagi untuk ke pintu masuk museum. deg-degan. itu pertama kalinya lagi gw ke zoologi selama kuliah. iya iyaaaa, gw terakhir ke sana itu jaman SD iyaaaaaaa.

ngga banyak yang berubah dari isi museumnya. dan tetep, bagian yang paling gw takutin dari museum itu adalah bagian binatang yang besar, yang ada kepala gajah di temboknya itu loh. hih, itu serem parah 😐

2013-01-28 14.41.29c

buat yang belum pernah ke museum zoologi, museum zoologi itu isinya binatang-binatang yang diawetin. dari burung, mamalia, sampe hewan laut dan serangga. ada kerangka-kerangka juga. tapi gw masih ga tau itu kerangkanya asli atau engga.

2013-01-28 14.25.27c2013-01-28 14.14.49c

museum ini cocok banget kalo dipake tempat studi tour anak TK buat mengenalkan binatang.

oiya, museum ini terbagi jadi beberapa ruangan. ruangan khusus burung, ruangan khusus mamalia, ruangan khusus serangga, ruangan khusus reptil dan amphibi, ruangan khusus hewan laut dan dibagian luar museum ini ada kerangka paus biru segede ruangan. zeriuz ini mah. keren kan?

menurut teguh, dari ketiga museum yang kita kunjungin hari itu yang paling seru adalah museum zoologi. tapi kalo menurut gw, ketiga museum yang hari itu kita kunjungin punya daya tariknya tersendiri. jadi ketiganya seru dan bisa mengedukasi.

gimana kalo kita menghidupkan lagi wisata museum? selain bisa seru-seruan, bisa menambah pengetahuan dan wawasan kita loh guys. seru dan bermanfaat πŸ˜€

menurut gw lagi nih, kalo dikelola dan dirawat dengan baik serta ada pemandu yang berkapabilitas, bisa banget loh itu museum di bogor dijadiin magnet wisata edukasi di bogor. sebenernya ga cuma museum sih yang bisa dijadiin wisata edukasi bogor, tapi berhubung gw baru mengalami sendiri tour de museum, jadi yang bisa gw share sekarang itu baru tentang museum aja.

semoga nanti ada waktu dan ada kendaraan buat melakukan wisata edukasi lain kaya ke prasasti ciaruteun mungkin? atau ke batu tulis? who knows. doain aja ya biar bisa sharing lagi πŸ˜€